[Regret Buying] Bali Ratih Chocolate Body Butter

Bali ratih body butter coklat

Haiii semuanyaaa…!!!

Mari kita balik lagi masuk ke dalam barisan para sakit hati. O’ooouuww maksudnya disini, saya mau mengulas satu lagi barang yang ternyata nggak guna dan nggak menguntungkan bagi saya yang ujung-ujungnya bikin saya kecewa berat.

Kali ini masuk dengan nama chocolate body butter salah satu varian dari brand Bali Ratih. Merk lokal, produk asli pulau dewata. Terkenal akan produk body lotion, body scrub, body butter, dan body mist dengan belasan varian aroma yang beragam. Range harganya juga ramah di kantong. Kisaran harga 25k – 35k rupiah per item.

20160715_092405

Dalam segi kemasan, tampak bagus ya, seperti merk yang dapat dipercaya. Ukuran potnya terkesan compact. Kokoh, dan penutupnya rapat.

Total ada 15 varian aroma. Saya pilih coklat karena waktu itu lagi gandrung nyoba-nyoba body butter coklat. Beli body butter beserta body mist aroma coklat juga. Body mist coklatnya beraroma halus dan mendekati aroma dark chocolate bar. Walaupun saya juga tak memungkiri kalau aroma alkoholnya lumayan nyegrak pas pertama kali semprot. Overall saya puaslah ya sama body mistnya.

Giliran nyobain body butternya, udah mulai was-was nih. Pertama buka segel dan tutupnya, aromanya tidak sesuai ekspetasi. Sedikit berbeda dengan aroma body mist-nya. Sedikit tapi ngeganggu bagi saya. Body butter coklat ini warnanya coklat muda, hampir tidak kelihatan sih warna coklatnya samar-samar. Tidak terlalu buttery, hampir seperti lotion. Cuma kalau udah di oles baru deh berasa teksturnya yang padat dan berat layaknya body butter.

20160715_092648

Sedikit produk saja udah bisa untuk areal yang luas. Seperti contoh foto diatas, itu termasuk kebanyakan untuk punggung tangan aja. Makanya untuk meratakannya agak susah dan lama sampai terserap sempurna.

Daya melembapkannya lumayan. Terlihat dari tekstur kulit tangan saya yang berubah tampilan jadi lebih lembap. Saya juga rasakan produk ini seperti tidak terserap kulit. Cuma berada dipermukaan kulit aja. Menjadi semacam lapisan lengket. Sepanjang saya memakainya selalu saja merasa kegerahan, sumuk! Pagi maupun malam. Jeleknya lagi, saat terkena air, bikin kulit licin-licin dan susah banget terbilas sempurna.

20160715_121052

Beberapa hari pemakaian, mulai tampak kalau produk ini gagal di saya. Kulit saya mulai bruntusan seperti pada saat pemakaian body lotion vaseline coklat yang sudah saya ceritakan sebelumnya (baca yuk : [Regret Buying] Vaseline Intensive Care Cocoa Radiant).

Satu hal yang pasti dan selalu saya rasakan amat sangat mengganggu : perasaan sumuk! Gerah banget. Bukannya berasa lembap dan segar, saya malah selalu merasa gak nyaman karena lengket-lengket dan kegerahan tadi.

20160715_121216

Woow..kecewa sangat saya dengan body butter ini. Yang lain pada review, bilang kalau ini body butter teringan dan melembapkan. Tapi bagi saya, teksturnya yang ringan cuma jadi lapisan diatas kulit saya, bikin saya kegerahan, mungkin karena pori-pri kulit saya tertutup.

Kasus yang jarang terjadi. Karena biasanya kulit saya kebal terhadap perubahan pemakaian produk skincare yang berbeda-beda. Bisa dibilang, jenis kulit saya yang normal cenderung kering ini ga rewel-rewel amat lah yaaa.

20160715_121607

Saya terpaksa menyingkirkan produk ini segera dari meja rias saya.

Bagi kalian yang penasaran boleh saja mencoba membelinya. Gak mahal kok. Bagusnya lagi, lengkap audah ada terdaftar di BPOM dan ada tanggal kadaluarsanya. Alamat perusahaan pun jelas. Dengan ingredientsnya juga. Tertulis juga kalau produk tidak dicobakan pada hewan.

Sekian ulasan saya tentang produk yang gagal memberikan manfaat di saya. Tapi, belum tentu gagal di saya, bisa jadi justru cocok di kalian.

Thank you… ♡♡♡

Iklan

2 respons untuk ‘[Regret Buying] Bali Ratih Chocolate Body Butter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s